Usia Masih 19 tahun, Perenang Putri Andalan Riau Azzahra Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020

Usia Masih 19 tahun, Perenang Putri Andalan Riau Azzahra Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020

PEKANBARU (NewsAndalas.com) - Perenang putri andalan Provinsi Riau, Azzahra Permatahani kembali mendapat kesempatan mengharumkan nama Indonesia dikancah kejuaraan dunia setelah mendapat jatah universality atau wild card mengikuti Olimpiade Tokyo 2020 yang akan berlangsung pada 23 Juli 2021 mendatang.

Wild card tersebut diraih perenang asal Kota Pekanbaru berusia 19 tahun itu setelah menjalani seleksi tahap akhir pada ajang Indonesian Olympic Trial (IOT) yang digelar di Stadion Aquatic Gelora Bung Karno, Jakarta pada 19 Juni hingga 20 Juni 2021 lalu.

Azzahra pun begitu bahagia bisa lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 di usianya yang masih muda setelah mengumpulkan poin tertinggi di FINA. Ia bertkad untuk memecahkan rekor nasional untuk nomor 200 meter gaya ganti putri.

"Saat ini karena pandemi, memang belum bisa mencatat waktu terbaik, namun di sisa waktu akan terus ditingkatkan baik dari teknik juga lainnya. Olimpiade Tokyo akan menjadi momen indah bagi saya. Saya akan membuat rekor waktu terbaik, di sana," janjinya.

Selain Azzahra, Indonesia juga meloloskan satu perenang putra untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, yakni Aflah Fadlan Prawira yang juga mengumpulkan poin tertinggi di FINA.

Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), Reswanda T Ade mengatakan, IOT digelar untuk mencari wakil Indonesia yang bisa lolos Olimpiade atas persetujuan FINA (Federasi Renang Dunia).

"Sebab, para perenang Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi di luar negeri akibat pandemi. Beberapa ajang kualifikasi juga dibatalkan, termasuk Malaysia Open dan Japan Open yang hanya boleh diikuti perenang lokal saja," kata Reswanda.

"Pada IOT, para perenang diharap dapat menembus limit-A maupun limit-B yang ditetapkan FINA. Dari IOT terpilih dua perenang Indonesia melalui mekanisme universality atau jatah wild card untuk bisa berlaga di Olimpiade 2021 Tokyo," tambahnya.

Masih kata Reswanda, dua perenang yang berhak mendapat wild card adalah mereka yang memiliki FINA poin tertinggi termasuk Kejuaraan Dunia Renang 2019 di Gwangju. “Untuk Limit-A yang bisa lolos otomatis, belum ada yang menembusnya. Untuk jatah wild card, dalam rapat federasi kita memutuskan mengirim Fadlan dan Azzahra,” pungkasnya.(kah)