Masa Karantina Akan Berakhir, Pengungsi Rohingya Diberi Kelonggaran Untuk Keluar Tempat Pengungsian

Masa Karantina Akan Berakhir, Pengungsi Rohingya Diberi Kelonggaran Untuk Keluar Tempat Pengungsian

Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan jika masa karantina ratusan pengungsi Rohingya di Kota Pekanbaru bakal berakhir minggu ini

PEKANBARU (NewsAndalas.com) - Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan jika masa karantina ratusan pengungsi Rohingya di Kota Pekanbaru bakal berakhir minggu ini.

Dia menyebutkan, sesuai dengan aturan, mereka akan diperbolehkan keluar dari tempat pengungsian untuk berinteraksi dengan dunia luar.

"Mereka kan bukan tahanan, bukan pula orang yang menakutkan. Setelah dikarantina selama satu bulan, mereka sudah boleh keluar dari pengungsian untuk membeli keperluannya atau juga berinteraksi dengan dunia luar," ujad Zulfahmi Adrian seperti dilansir dari website resmi Pemko Pekanbaru.

Dia menambahkan, para pengungsi diberi kelonggaran untuk keluar dari tempat pengungsian mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Zulfahmi menyebutkan, bagi yang tidak pulang tepat waktu, petugas akan melakukan pengecekan. Mereka tetap tinggal di lokasi penampungan, Wisma D'Cop 2, Jalan Cipta Sari, Kecamatan Bukit Raya.

"Nanti petugas akan mengunjungi kamarnya dan meminta kawan lain untuk menelpon kalau memang ada yang tidak pulang. Kita tunggu satu-dua hari, kalau tidak kembali itu mungkin kabur," terangnya.

Zulfahmi menegaskan, untuk pengungsi yang akan bepergian keluar dari tempat pengungsian, akan dilengkapi dengan kartu identitas yang dikeluarkan oleh UNHCR.

Awalnya ada 119 pengungsi Rohingya yang didatangkan, namun kini hanya ada 85 yang tinggal di penampungan pasca kaburnya puluhan pengungsi. "Kemanapun mereka pergi itu wajib dibawa seperti pengungsi lainnya," pungkasnya. (MI)