Luas Lahan Terbakar di Riau Tahun ini Diklaim Menurun, BPBD: Hanya 651,65 Hektare

Luas Lahan Terbakar di Riau Tahun ini Diklaim Menurun, BPBD: Hanya 651,65 Hektare

Ilustrasi

PEKANBARU (NewsAndalas.com) - ‎ Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau berhasil dikendalikan oleh petugas. Sejumlah wilayah yang sebelumnya sempat ditemukan karhutla saat ini sudah berhasil dipadamkan oleh petugas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal mengatakan, bahwa secara umum luas lahan yang terbakar di Provinsi Riau menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan periode yang sama sampai Juni.

Dipriode yang sama, pada rentang waktu Januari sampai Juni 2021, jumlah Karhutla 874,32 Hektar. Sedangkan Januari sampai Juni 2022 berjumlah 651,65 Hektar.

"Alhamdulillah dari sisi luas lahan terbakar ada penurunan jika dibandingkan tahun lalu. Tentu kita harapkan hingga akhir tahun angka ini tidak naik," kata Edy Afrizal, Rabu (22/6/2022).

Ia menjelaskan, saat ini seluruh personel gabungan sudah ditarik dari lapangan. Sebab untuk kegiatan pemadaman dan pendinginan di lahan terbakar sudah tidak ada lagi. Termasuk helikopter yang biasa digunakan untuk water boombing juga sudah kembali ke landasan.

"Semua kita standby kan, kalau sewaktu-waktu ada laporan kebakaran lahan, kita langsung kerahkan ke lokasi," ujarnya.

Ia juga kembali mengingatkan kepada masyarakat luas, agar jangan bermain - main dengan api, dan selalu menjaga lingkungan, serta melapor jika melihat kebakaran hutan dan laha di sekitar.

Hingga saat ini total luas lahan terbakar di Riau sudah mencapai 651 hektare (ha). Lahan yang terbakar tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota di Riau.‎ Lahan yang terbakar mulai dari 9 ha sampai 167 ha.

BPBD Riau mencatat kebakaran lahan terluas terjadi di Rokan Hulu, yakni 167 ha lahan terbakar. Selanjutnya disusul Bengkalis 117 ha dan Kampar 106 ha.

Untuk daerah lain adalah Indragiri Hilir 76 ha, Dumai 43 ha, Rokan Hilir 48 ha, Pelalawan 32 ha, Indragiri Hulu 22 ha dan Pekanbaru 11 ha. Termasuk wilayah Siak 10 ha dna Kepulauan Meranti 9 ha lahan ludes terbakar.

Sementara, daerah nihil kasus kebakaran lahan yakni di Kuantan Singingi. Tak ada lahan terbakar yang dilaporkan dari Kota Jalur tersebut.

Sumber: mediacenter.riau