Keterlaluan, Israel Gusur Pemukiman Warga Palestina, Uni Eropa Sebut Tindakan Ilegal

Keterlaluan, Israel Gusur Pemukiman Warga Palestina, Uni Eropa Sebut Tindakan Ilegal

INTERNASIONAL (NAC) -Pihak Uni Eropa (UE) menanggapi tentang Israel yang menggusur pemukiman warga Palestina di Yerusalem Timur. Mereka menyebutkan, tindakan tersebut merupakan tindak ilegal dan dapat menimbulkan lebih banyak kekerasan lagi.

Dilansir dari Republika.co.id, dalam sebuah pernyataan dalam misi Eropa di Palestina, pihak berwenang dari Israel menghancurkan beberapa toko di Palestina tepatnya didaerah Al Bustan Yerusalem Timur. Selain itu pihak berwenang Israel juga membongkar beberapa bangunan dan 20 rumah.

Lebih kurang 1000 lebih pendudukan Silwan yang tinggal di yerusalem timur juga mengalami hal serupa, sedangkan dalam hukum Israel tidak memberikan Israel sebagai kekuatan penduduk, untuk memenuhi kewajiban untuk melindungi penduduk setempat ujar misi UE di Palestina.

Misi UE di palestina menyebutkan jika kebijakan permukinan Israel merupakan ilegal menurut hukum internasional. Tapi hal tersebut merupakan tindak sepihak yang diambil dan memaksa, seperti adanya pemindahan paksa, penggusuran, pembongkaran dan penyitaan rumah warga.

Misi UE menambahkan semua tindakan Israel akan menyebabkan kekerasn dan penderitaan manusia. Maka dari itu, UE meminta pihak berwenang israel untuk segera memberhentikan tindakan untuk melakukan pembongkaran dan memberikan izin sesuai untuk konstruksi hukum serta pengembangan komunitas Palestina.

Orang-orang Palestina menganggap Yerusalem Timur, yang mencakup Masjid Al-Aqsa, sebagai ibu kota negara masa depan mereka. Sementara Israel bersikeras mempertimbangkan Yerusalem yang bersatu sebagai ibu kotanya.