Gelar Media Gathering, OJK Riau Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional di Tengah Pandemi Covid-19

Gelar Media Gathering, OJK Riau Bahas Perkembangan Ekonomi Nasional di Tengah Pandemi Covid-19

Kepala OJK Riau, Muhammad Lutfi saat menghadiri Media Gathering OJK Riau 2021 (foto: barkah/NewsAndalas.com)

PEKANBARU (NewsAndalas.com) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, Muhammad Lutfi sempat menyinggung terkait dampak pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak 3 tahun lalu ini terhadap perekonomian khususnya di Provinsi Riau.

"Dampak covid-19 ini sangat dirasakan dan menekan ekonomi global," sebut Lutfi dalam kegiatan media gathering yang berlangsung di Pekanbaru, 5 Oktober 2021 siang.

"Semua dunia sangat merasakan dampak ini. Begitu mahal biaya yang dikeluarkan negara untuk mengatasi penyakit ini," tambahnya.

Lutfi menjelaskan, pada tahun 2020 saja Indonesia sudah menghabiskan dana sekitar Rp575,8 triliun untuk pemulihan ekonomi nasional. Diantranya berkonsentrasi untuk kesehatan, membantu UMKM dan masih lainnya.

"Semua pihak berupaya untuk mengurangi dampak termasuk OJK dan Bank Indonesia (BI). Ada banyak yang dilakukan, seperti BI yang menurunkan BI rate dan kita dari OJK memperpanjang restrukturisasi kredit yang diperpanjang sampai maret 2023. Ini salah satu upaya kita dan hasilnya luar biasa," rincinya.

Lutfi menambahkan, bisa dirasakan belakangan ini aktivitas kegiatan sudah ramai dan membaiknya perekonomian. Dengan ekonomi tumbuh, perbankan juga mengalami pertumbuhan yang luar biasa. "Bahkan aset perbankan di Riau juga naik hingga 17 persen," ucapnya.

Masih kata Lutfi, pada bulan Oktober ini, pihaknya juga mengadakan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan dengan target yang ingin tercapai adalah tingkat inklusi di Riau mencapai 90 persen pada tagun 2024.

"Berbagai upaya dilakukan bersama industri keuangan, non bank dan pasar modal. Memang ada bannyak kegiatan seperti seminar maupun edukasi," pungkasnya.(kah)